Logo Bank BPR Arfindo

18:05
Dirut PT. BPR Arfindo, Petrus Miruleyn mengatakan, Bank Arfindo lahir di Papua, berinvestasi dan melayani di Tanah Papua. Hal ini merupakan komitmen yang kuat dari para pendiri dan pemegang saham telah memberikan inspirasi pada Direksi dan Komisaris untuk membesarkan bank ini dengan visinya menjadi BPR yang sehat, kuat, terpercaya dan berpengaruh di Papua Barat.
Sementara itu, Bupati Dr. Bastian Salabai dalam sambutan tertulis yang dibacakan Wakil Bupati Dr. Robert Hammar mengatakan, tantangan utama pembangunan dewasa ini adalah mengurangi jumlah penduduk miskin dan membuka lapangan kerja yang baru melalui berbagai strategi.
Seperti menjaga pertumbuhan ekonomi, pembangunan infrastruktur dan memberdayakan sektor usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM).
" Persoalan yang dihadapai hingga sekarang ini adalah usaha mikro masih banyak yang belurn tersentuh secara maksimal terhadap akses pendanaan ataupun permodalan dari perbankan.
Disisi lain, usaha mikro menjadi potensi andalan dalam menyalurkan kredit perbankan. Perbaikan untuk usaha mikro yang cenderung mengalami peningkatan setiap tabunnya dibanding usaha kecil dan menengah, " ujamya.
Bupati berharap, PT. BPR Arfindo serbagai mitra pemerintah untuk lebih meningkatkan kerjasama dengan para pengusaha UMKM dan mempermudah penyaluran kredit atau modal.
Bank Arfindo Masuk Kategori BPR Besar PT. BPR Arfindo kedepan akan terus membuka cabang di seluruh kabupaten/kota se-Provinsi Papua Barat. Pada tahun 2012, sudah membuka cabang dj Manokwari dan Sorong.
Untuk tahun berikutnya akan dibuka kantor cabang di Fakfak dan Kaimana pada tahun 2013 dan 2014. Sehingga diharapkan tahun 2018, Bank Arfindo akan hadir di seluruh kabupaten/kota se-Provinsi Papua Barat.
" Berdasarkan data Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Tahun 2012, jumlah BPR di seluruh Indonesia sebanyak 1. 163 bank.
Dari jumlah tersebut hanya 64 yang masuk dalam kategori BPR besar se-Indonesia. Bank Arfindo di tahun 2012 ini juga masuk dalam kategori BPR besar, " ujar Petrus Miruleyn.
Ditambahkannya, BPR Arfindo bersama bank umum lairmya mempunyai fungsi yang sama sebagai lembaga intermediasi dan sama-sama lahir dari UU Perbankkan dan UU Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), sehingga seluruh simpanan masyarakat dijamin oleh LPS. Perbedaannya adalah BPR tidak ikut dalam lalulintas pembayaran antar bank (RTGS) Giro maupun perdagangan valuta asing.(mkr.infokom)
Berita dikutip dari : http://infopublik.kominfo.go.id/read/19488/wabup-buka-rapat-umum-pemegang-saham-pt-.bpr--arfindo..html
Previous
Next Post »
0 Komentar