Logo Resimen Kavaleri (Menkav) 2/Marinir - Pasar Minggu, Jakarta Selatan

00:27
Logo Resimen Kavaleri (Menkav) 2/Marinir
Request Logo by Novi Alim Murdani
Waisai, 999-logo.blogspot.com - Resimen Kavaleri 2/Marinir atau Menkav 2/Marinir adalah salah satu Komando Pelaksana (Kolak) dari Pasukan Marinir 2 yang bermarkas di Pasar Minggu, Jakarta Selatan dan mempunyai peran penting sebagai satuan tempur baik dalam operasi militer maupun latihan khussusnya sebagai unsur satuan pemukul dan pendarat dalam suatu operasi pendaratan. Motto dari Menkav 2/Marinir adalah " Satya Bhakti Bajra Yudha"
Kavaleri Marinir lahir pada tanggal 17 Oktober 1961.
Baca Juga :

Perbedaan Kavaleri Korps Marinir dan Kavaleri TNI AD

Kavaleri pada Korps Marinir TNI AL mempunyai ciri khas yang berbeda dari Kavaleri TNI AD. Yang mudah dilihat langsung adalah unsur Kavaleri Korps Marinir TNI AL mengunakan Baret Ungu, menyatu dengan unsur Infanteri, Artileri, Zeni yang mengunakan warna baret serupa. Dalam struktur Korps Marinir TNI AL, hinga kini dibagi menjadi 2 Resimen Kavaleri (Menkav). Setiap Resimen Kavaleri terdiri dari 3 Batalyon, yakni Batalyon Tank Amfibi (Tankfib), Batalyon Kendaraan Pendarat Amfibi (Ranratfib), Batalyon Kendaraan Amfibi Pengangkut Artileri (Kapa).
Prajurit Marinir dari Resimen Kavaleri-2 Marinir (Menkav-2 mar) Cilandak Jakarta Selatan yang dipimpin langsung Komandan Menkav-2 Mar Kolonel Marinir Andi Rahmat M dan Komandan Batalyon Kapa-2 Marinir Letkol Marinir Supriyadi melakukan penanaman terumbu karang di Pantai Labuan Pandeglang, Banten, Kamis (11/6/2015) ( elshinta.com)
Batalyon Tank Amfibi 2/Marinir (Yontankfib) di perkuat dengan ranpur:
  • PT-76
  • PT-76 (M)
  • AMK-10 PAC 90
  • BRDM-1
  • Panser BTR-80A
  • BMP-3F
Batalyon Kendaraan Pendarat Amfibi 2/Marinir (Yonranratfib) di perkuat dengan ranpur:
  • BTR-50
  • AMX-10P
  • BVP-2
  • KAAV7A1 / LVT-7A1
  • BTR-80 A
Batalyon Kendaraan Amfibi Pengangkut Artileri2/Marinir (Yonkapa) di perkuat dengan ranpur:
  • KAPA/K-61
  • KAPA/PTS-10
Artikel dikutip dari Wikiepedia
Previous
Next Post »
0 Komentar